Reference Group

Reference Group

Reference group adalah sekelompok individu yang digunakan oleh seseorang sebagai acuan untuk menentukan persepsi diri dan perilaku. Kelompok ini tidak harus secara resmi terorganisir dan anggota kelompok ini tidak harus bertemu secara fisik. Reference group dapat berupa kelompok teman sebaya, keluarga, atau bahkan selebritis.

Ciri-ciri reference group adalah:

  1. Tidak harus secara resmi terorganisir
  2. Anggota tidak harus bertemu secara fisik
  3. Digunakan sebagai acuan untuk menentukan persepsi diri dan perilaku
  4. Dapat berupa kelompok teman sebaya, keluarga, atau selebritis
  5. Dapat berubah sesuai dengan situasi dan perkembangan individu

Reference group digunakan sebagai acuan untuk menentukan persepsi diri dan perilaku individu. Seseorang dapat menentukan bagaimana diri mereka diperlakukan oleh orang lain dan menyesuaikan perilaku mereka sesuai dengan yang diharapkan oleh kelompok tersebut. Contohnya, seorang remaja mungkin menentukan persepsi diri mereka berdasarkan bagaimana mereka diperlakukan oleh teman sebaya mereka dan menyesuaikan perilaku mereka sesuai dengan yang diharapkan oleh kelompok tersebut.

Reference group juga dapat berubah sesuai dengan situasi dan perkembangan individu. Contohnya, seorang remaja yang awalnya menganggap teman sebaya sebagai reference group-nya, mungkin saja saat dewasa menganggap keluarga atau rekan kerja sebagai reference group-nya.

Reference grup tidak harus secara resmi terorganisir dan anggota tidak harus bertemu secara fisik. Contohnya, seorang penggemar sepakbola dapat menganggap tim sepakbola favoritnya sebagai reference group-nya tanpa pernah bertemu dengan anggota tim tersebut secara fisik.

Tujuan dari reference group adalah untuk memberikan acuan bagi individu untuk menentukan persepsi diri dan perilaku. Ini juga dapat digunakan untuk mengetahui bagaimana individu diharapkan untuk berperilaku dalam situasi tertentu dan menyesuaikan perilaku mereka sesuai dengan harapan kelompok tersebut.

Grup referensi disebut seperti itu karena digunakan sebagai acuan oleh individu untuk menentukan persepsi diri dan perilaku. Kelompok ini tidak harus secara resmi terorganisir dan anggotanya tidak harus bertemu secara fisik. Ini berbeda dengan membership group yang dibentuk secara sengaja dengan tujuan tertentu dan anggotanya harus memenuhi kriteria tertentu untuk bergabung.

Contoh reference group dapat berupa kelompok teman sebaya, keluarga, atau selebritis yang digunakan oleh individu sebagai acuan untuk menentukan persepsi diri dan perilaku. Dalam hal ini, individu akan menyesuaikan perilaku mereka sesuai dengan harapan kelompok tersebut, misalnya dalam hal fashion, musik, atau gaya hidup yang dianggap sesuai dengan kelompok teman sebaya.

Reference group juga dapat memberikan dukungan dan bimbingan bagi individu, seperti dalam hal pengambilan keputusan atau mengatasi masalah. Namun, referensi grup juga dapat memberikan tekanan dan pengaruh negatif pada individu, seperti dalam hal pengambilan keputusan yang merugikan diri atau mengikuti tren yang merugikan.

Secara keseluruhan, reference group dapat memberikan acuan bagi individu dalam menentukan persepsi diri dan perilaku. Namun, individu harus dapat mengevaluasi pengaruh kelompok tersebut dan membuat keputusan yang sesuai dengan kepentingan diri sendiri.

Reference group adalah sekelompok orang yang digunakan sebagai acuan oleh individu dalam membentuk persepsi, sikap, atau perilaku mereka. Grup referensi dapat berupa kelompok formal atau informal, seperti keluarga, teman, atau rekan kerja. Individu akan mengadopsi nilai-nilai, norma-norma, dan standar-standar dari reference group tersebut dalam interaksi sosial mereka.

Membership group adalah sekelompok orang yang secara aktif diikuti atau diikuti oleh individu. Membership group dapat berupa kelompok formal atau informal, seperti klub olahraga, kelompok diskusi, atau organisasi sosial. Individu akan merasa teridentifikasi dengan membership group tersebut dan akan berusaha untuk memenuhi norma-norma dan standar-standar yang diterapkan oleh kelompok tersebut.

Perbedaan utama antara reference group dan membership group adalah bahwa reference group digunakan sebagai acuan oleh individu, sementara membership group diikuti atau diikuti secara aktif oleh individu. Referensi grup dapat mempengaruhi persepsi, sikap, atau perilaku individu tanpa individu tersebut sadar, sementara membership group memiliki pengaruh yang lebih kuat karena individu tersebut secara aktif berpartisipasi dalam kegiatan kelompok tersebut. Referensi grup dapat berupa kelompok apa saja, sementara membership group seringkali terbatas pada kelompok-kelompok yang memiliki tujuan atau minat yang sama.

Rizky Pujian Dasa Pratama S.Kom

Saya adalah seorang sarjana komputer yang gemar menulis berbagai macam artikel pendidikan, bisnis, wisata dan teknologi dimana saat ini saya sudah mengelola puluhan website untuk dapat berbagi informasi di internet.

Artikel Terkait