Xilem

Penjelasan lengkap apa itu xilem mulai dari pengertian, fungsi, ciri-ciri, struktur jaringan, dan komponen penyusunnya secara rinci.

Pengertian Xilem

Apa itu xilem? Xilem adalah jaringan pengangkut yang terdapat di dalam tumbuhan. Fungsi xilem adalah untuk mengangkut air dan juga mineral dari akar menuju daun. Pembuluh xilem disebut sebagai pembuluh kayu. Jaringan xilem termasuk ke dalam jaringan kompleks yang di dalamnya terdiri dari berbagai macam sel.

Secara umum, jaringan pembuluh kayu terdiri dari dua sel mati yang memiliki dinding yang cukup tebal serta di dalamnya mengandung lignin. Selain berfungsi sebagai jaringan pengangkut, ternyata pembuluh kayu juga berfungsi sebagai jaringan penguat.

Fungsi Xilem

Adapun fungsi pada jaringan pembuluh kayu yaitu sebagai alat transportasi atau alat pengangkut. Jaringan ini berfungsi untuk mengangkut air, mineral, dan juga zat hara dari akar ke daun. Selanjutnya semua kandungan tersebut akan disebarkan ke semua bagian tumbuhan. Zat-zat tersebut nantinya akan diserap di dalam tanah oleh akar dan selanjutnya akan diangkut menuju seluruh tubuh tumbuhan.

Ciri-Ciri Xilem

Jaringan pembuluh kayu memiliki ciri-ciri khasnya sendiri yang membedakannya dengan jaringan floem. Ciri-ciri xilem adalah sebagai berikut:

  • Memiliki dingin sel yang tebal
  • Selnya bertipe trakeid
  • Pembuluh kayu tersusun dari berbagai macam sel
  • Di dalam xilem terdapat kandungan lignin
  • Pembuluh kayu disusun dari sel-sel yang sudah mati
  • Pembuluh kayu tersusun dari trakea, serabut pembuluh kayu, trakeid, dan juga parenkim kayu

Struktur Xilem

Apa saja yang termasuk struktur xilem? Pelu Anda tahu bahwa komponen penyusun pembuluh kayu terdiri dari trakea, trakeida, serta parenkim pembuluh kayu. Penjelasan selengkapnya akan kami berikan di bawah ini.

1. Trakea

Trakea merupakan komponen pada jaringan xilem yang memiliki dinding tebal yang terdiri dari tabung. Tabung-tabung tersebut dilapisi oleh lignin dan selulosa sekunder sehingga memiliki tekstur yang kuar dan keras.

Secara umum, trakea hanya bisa Anda temukan pada tumbuhan berbiji tertutup atau yang juga kita kenal dengan istilah angiospermae. Sementara itu, untuk tumbuhan berbiji terbuka hanya Anda temukan pada melinjo.

2. Trakeida

Apa itu trakeida? Trakeida merupakan komponen penyusun pembuluh kayu yang memiliki diameter berukuran kecil jika dibandingkan dengan diameter yang terdapat pada trakea. Untuk ukuran diameternya kira-kira 30 mm. Trakeid bisa Anda temukan pada semua jenis tumbuhan berbiji (spermatophyta)

3. Parenkim Xilem

Struktur penyusun xilem yang ketiga adalah parenkim pembuluh kayu. Parenkim pembuluh kayu merupakan bagian yang berupa sel-sel hidup. Parenkim pembuluh kayu dapat Anda temukan baik dalam primer maupun sekunder. Untuk xilem sekunder memiliki dua jenis parenkim, yaitu pembuluh kayu dan juga jari-jari empulur.

Sel parenkim merupakan bagian yang berfungsi sebagai tempat cadangan makanan berupa zat tepung. Zat inilah yang biasanya akan tertimbun sampai nanti saat-saat pertumbuhan dan selanjutnya akan mulai berkurang seiring dengan kegiatan kambium.

Perbedaan Xilem dan Floem

xilem
gambar xilem

Lalu apa saja yang menjadi perbedaan xilem dan floem? Seperti yang sudah kami jelaskan bahwa jaringan pembuluh kayu berperan mengangkut air dan juga mineral dari akar ke daun. Sementara itu, jaringan floem berperan dalam menyebarkan dan juga membawa zat makanan yang berasal dari hasil fotosintesis dari daun ke semua bagian-bagian tanaman.

Unsur-Unsur Pada Jaringan Floem

Sama halnya dengan xilem, floem juga terdiri dari beberapa struktur atau unsur. Beberapa unsur yang dimiliki oleh floem antara lain: parenkim floem, sel albumin, sel pengantar, unsur tapis, dan juga serat-serat floem. Informasi selengkapnya silakan simak penjelasan di bawah ini.

  • Parenkim floem: unsur jaringan floem yang letaknya ada di jaringan pengangkut tapis. Fungsi parenkim floem adalah sebagai tempat penyimpanan makanan karbohidrat, resin, tanin, lemak, dan juga zat organik yang lainnya
  • Sel pengantar: sel pengantar adalah sel yang bersifat merisistematis. Fungsi dari sel ini adalah untuk membawa hormon penyembuh luka. Selain itu, sel pengantar juga berfungsi untuk penyalur fotosintat bagi sel-sel tapis
  • Unsur sel tapis: unsur tapis ini mempunyai ciri daerah tapis pada bagian dinding dan juga intinya yang hilang dari protoplas. Daerah tapis adalah daerah noktah yang sudah termodifikasi dan kelihatan seperti daerah cekung pada dinding yang berpori-pori
  • Sel albumin: sel albumin merupakan sel jari empulur yang di dalamnya kaya akan kandungan zat putih telur. Sel albumin merupakan sel mati yang berfungsi untuk melindungi sel pengantar
  • Serat-serat floem: serat-serat floem adalah penyusun yang di dalamnya terdiri dari dua komponen. Kedua komponen tersebut adalah floem primer dan floem sekunder. Untuk floem primer letaknya ada pada organ tumbuhan yang pertumbuhannya memanjang. Sementara itu, untuk floem sekunder letaknya ada di dalam sel-sel kambium.

Setelah mengetahui informasi sekilas tentang jaringan floem, maka sekarang kamu akan mengajak Anda untuk melihat apa saja yang menjadi perbedaan antara jaringan xilem dan jaringan floem. Adapun perbedaannya bisa Anda simak di bawah ini.

  • Pembuluh kayu merupakan jaringan pengangkut yang terbuat dari sel mati. Sementara floem dibuat dari sel hidup
  • Dinding sel pada xilem tipis sementara pada floem memiliki dinding yang tebal
  • Jaringan xilem memiliki dinding yang terbuat dari lignin sedangkan pada jaringan floem dinding selnya terbuat dari selulosa
  • Di dalam pembuluh kayu tidak ditemukan sitoplasma. Sementara itu, Anda dapat menemukan sitoplasma pada jaringan floem
  • Permeabilitas pada jaringan pembuluh kayu bersifat impermeabel. Kemudian permeabilitas pada jaringan floem bersifat permeabel
  • Jika arah aliran pada pembuluh kayu ke atas, maka arah pada jaringan floem bisa ke atas maupun ke bawah
  • Fungsi dari jaringan xilem adalah untuk mengangkut air dan unsur hara dari akar ke daun. Sementara itu, floem berfungsi untuk mengangkut hasil fotosintesis dan menyebarkannya ke semua bagian tumbuhan

Letak Xilem dan Floem

Selain informasi di atas, informasi lain yang juga tidak kalah penting adalah tentang letak antara jaringan xilem dan floem karena tidak sedikit orang yang masih bingung tentang letak keduanya. Untuk tumbuhan monokotil, baik pembuluh kayu dan pembuluh tapis terletak di batang dan juga akar. Ketika Anda melihatnya dengan menggunakan mikroskop, Anda akan menemukan jika pembuluh kayu mempunyai bentuk yang bulat dan berukuran besar. Sementara itu, pembuluh tapis memiliki bentuk yang berukuran kecil dan mengelilingi pembuluh kayu. Ketika Anda memperhatikan tumbuhan dikotil, Anda akan menemukan perbedaan antara xilem dan floem.

Keduanya dipisahkan oleh kambium. Letak xilem dekat dengan empulur sementara floem letaknya berada di luar kambium. Kesimpulannya, untuk tumbuhan monokotil baik pembuluh kayu maupun pembuluh tapis letaknya berada di dalam tubuh tumbuhan seperti pada akar, batang, dan daun. Kemudian, untuk tumbuhan dikotil letak pembuluh kayu berada di dalam atau lebih jauh daripada kambium. Sementara untuk pembuluh tapis letaknya berada di luar kambium.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan mengenai apa saja hal-hal yang berhubungan dengan jaringan xilem dan floem. Semoga setelah penjelasan ini Anda sudah bingung lagi tentang kedua jaringan pengangkut ini serta Anda bisa membedakan mana yang merupakan ciri jaringan pembuluh kayu dan pembuluh tapis. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar