Simple Past Tense

Simple Past Tense

Penjelasan lengkap apa itu simple past tense mulai dari pengertian, rumus, ciri-ciri, defini, penjelasan, dan contoh kalimat terbarunya. Pasti sebagian besar dari kita pernah mendengar kata past dan tentunya sudah paham artinya, bukan? Dalam bahasa Inggris, past dapat berarti masa lampau atau masa yang telah lalu. Kemudian, bagaimana dengan Simple Past Tense itu sendiri?

Ketika diminta membuat kalimat bahasa Inggris tentang peristiwa yang sudah terjadi di masa lampau, biasanya kita akan berpikir terlalu jauh. Kita akan fokus pada suatu aksi atau peristiwa yang terjadi beberapa bulan lalu bahkan beberapa tahun lalu. Pada kenyataannya, suatu kejadian atau aksi yang berlangsung kemarin atau baru beberapa jam lalu pun bisa dijadikan contoh kalimat Simple Past Tense.

Sebagai contoh, kamu sekarang sedang berada di sekolah. Sedangkan beberapa jam sebelumnya kamu bangun tidur jam 4 pagi dan mengerjakan tugas sampai selesai pada pukul 6.00. Bagaimana cara menyatakan peristiwa ini dalam bahasa Inggris ya?

“I woke up at 4 a.m. and then did my task until 6.”

(Saya bangun pukul 4 pagi lalu mengerjakan tugas sampai jam 6.)

Sekarang, mari kita perhatikan kata kerja (verb) pada kalimat di atas, yaitu woke up dan did. Keduanya adalah kata kerja bentuk kedua atau past verb. Kata kerja bentuk lampau ini merupakan ciri-ciri dari Simple Past Tense, selain adanya keterangan waktu seperti yesterday, last week, dan last year di dalam kalimat.

Jika melihat dari penggunaannya, pengertian Simple Past Tense adalah untuk menceritakan suatu peristiwa atau aksi yang terjadi di masa lampau. Kalimat simple past tense ditandai dengan kata kerja Verb 2 dan atau adanya keterangan waktu masa lalu seperti yang dicontohkan di atas.

Selain itu, bentuk kalimat negatif (penyangkalan) pada definisi Simple Past Tense ditandai dengan adanya “did not” atau “didn’t” setelah Subyek. Agar lebih paham kita pakai contoh sama dengan kalimat di atas ya.

 I didn’t go to grandma’s house last Sunday.

Lantas, bagaimana dengan penggunaan was dan were? Penggunaan to be was serta were juga merupakan salah satu ciri dari Simple Past Tense. Contoh kalimat NonVerbal, tanpa menggunakan kata kerja. Contohnya :  

She was my student in 2010.

Dari pengertian apa itu simple past tense diatas, dapat dikatakan bahwa digunakan untuk menceritakan sesuatu yang terjadi di masa lampau. Perlu diingat bahwa selain kata kerja, kita juga bisa menyertakan keterangan waktu untuk memberi informasi lebih jelas terjadinya suatu aksi atau peristiwa.

Baca juga: Simple Present Tense

Rumus Simple Past Tense

Kalimat simple past tense terdiri atas pola kata seperti berikut ini :

S + Verb 2 + O (Affirmative)

S + did not + Verb 1 + O (Negative)          

S  + To Be (Was / Were) + not (Negative)

Did + S + Verb 1 + O (Interrogative)

Kalimat penjelasan Simple Past Tense, menggunakan bentuk kata kerja  kedua (Verb-2) dalam penyusunannya. Berdasarkan jenisnya, kata kerja terbagi menjadi 2 jenis, yaitu Regular Verb dan Irregular Verb.

Pada kata kerja reguler (regular verb), ditambahkan akhiran  -ed / -d dibelakang kata kerja (verb) bentuk pertama sehingga membentuk kalimat past yang benar. Contohnya sebagai berikut :

Join -> Joined (Ikut)

Look -> Looked (Melihat)

Play -> Played (Bermain)

Touch -> Touched (Menyentuh)

Sedangkan pada kata kerja irreguler (Irregular verb) , memiliki bentuk kata kerja kedua yang sangat berbeda dari bentuk pertama, begitu pun dengan to be. Berikut contohnya :

Swim -> Swam (Berenang)

Sleep -> Slept (Tidur)

Drink -> Drank (Minum)

Eat -> Ate (Makan)

Make -> Made (Membuat)

Akan tetapi, ada sebagian Irregular verb yang memiliki bentuk kata kerja yang sama dengan bentuk kata kerja dasar, atau tidak mengalami perubahan bentuk. Sebagai contohnya:

Split -> Split (Membagi)

Spread -> Spread (Menyebarkan)

Put -> Put (Meletakkan)

Cut -> Cut (Memotong)

Set -> Set (Mengatur)

Contoh Kalimat Simple Past Tense

Secara teorinya, kalimat dalam bahasa Inggris terbagi menjadi tiga jenis, yaitu kalimat positif (Affirmative), kalimat negatif (Negative) dan kalimat tanya (Interrogative). Mari kita perhatikan penggunaan Simple Past Tense dalam ketiga bentuk kalimat tersebut.

1. Sarah went to Lombok for holiday last Sunday. (Affirmative)

Sarah didn’t go to Lombok for holiday last Sunday. (Negative)

Did Sarah go to Lombok for holiday last Sunday? (Interrogative)

2. Aldi went to school by her new car this morning. (Affirmative)

Aldi didn’t go to school by her new car this morning. (Negative)

Did Aldi go to school by hr new car this morning? (Interrogative)

3. Rian came to my office last Monday. (Affirmative)

Rian didn’t come to my office last Monday. (Negative)

Did Rian come to my office last Monday? (Interrogative)

4. Andy bought new laptop last week. (Affirmative)

Andy didn’t buy new laptop last week. (Negative)

Did Andy buy new laptop last week? (Interrogative)

5. My mother cooked roasted chicken yesterday. (Affirmative)

My mother didn’t cook roasted chicken yesterday. (Negative)

Did my mother cook roasted chicken yesterday? (Interrogative)

6. Anna and I went to the Ragunan zoo three months ago. (Affirmative)

Anna and I didn’t go to the Ragunan zoo three months ago. (Negative)

Did Anna and I go to the Ragunan zoo three months ago. (Interrogative)

7. They were late to come to the office yesterday. (Affirmative)

They were not late to come to the office yesterday. (Negative)

Were they late to come to the office yesterday? (Interrogative)

8. The movie was so incredible. (Affirmative)

The movie was not so incredible. (Negative)

Was the movie so incredible? (Interrogative)

9. Andini was happy with her last job. (Affirmative)

Andini was not happy with her last job. (Negative)

Was Andini happy with her last job? (Interrogative)

10. My brother ordered a box of pizza last night. (Affirmative)

My brother didn’t order a box of pizza last night. (Negative)

Did my brother order a box of pizza last night? (Interrogative)

Bagaimana, sudah semakin paham mengenai Simple Past Tense? Selain contoh kalimat yang disebutkan tadi, Simple Past Tense juga dipergunakan pada Conditional Sentences untuk mengungkapkan suatu bentuk pengandaian. Pengandaian ini dapat berbentuk suatu penyesalan ataupun perasaan kurang menyenangkan akan situasi atau keadaan yang tengah terjadi. Oleh karena itu kita menggunakan tenses ini untuk mengekspresikan pengandaian kita.

Jenis pengandaian ini disebut juga dengan Conditional Sentence Type 2 atau Past Conditional. Simple Past Tense juga digunakan untuk mengungkapkan pengharapan yang berbeda dengan kenyataan saat ini. Agar lebih jelas, perhatikan contoh berikut :

1. If I were you, I wouldn’t quit from my job without permission. (Jika aku adalah kau, aku tidak akan berhenti dari pekerjaan tanpa ijin.) Kenyataanya adalah aku bukanlah kau.

2. I wish I didn’t have to go to work today. (Aku harap aku tidak harus pergi bekerja hari ini.) Kenyataannya adalah aku harus pergi bekerja.

3. If Benny studied harder, he’d pass the exam. (Jika Benny belajar lebih keras lagi, ia akan lulus ujian.) Kenyataannya Benny tidak belajar lebih keras.

Nah, semoga pembahasan mengenai Simple Past Tense pada artikel kali ini bisa kamu pahami dengan baik, ya. Jangan lupa untuk terus berlatih supaya kamu makin menguasai materi tentang Simple Past Tense ini. Selamat belajar!

Rizky Pujian Dasa Pratama S.Kom

Saya adalah seorang sarjana komputer yang gemar menulis berbagai macam artikel pendidikan, bisnis, wisata dan teknologi dimana saat ini saya sudah mengelola puluhan website untuk dapat berbagi informasi di internet.

Artikel Terkait

Leave a Comment